Selasa, 24 Maret 2009
MOHON DOA KESEMBUHAN
Jumat, 20 Maret 2009
KAHMI gelar seminar 70 tahun Nurcohlish Madjid
RUDI ARMAN
WASPADA ONLINE
MEDAN - Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Medan akan menggelar seminar nasional dalam rangka mengenang 70 tahun Prof. Dr. Nurcholish Madjid di Emerald Garden Hotel Jalan Putri Hijau Medan, Sabtu (21/3).
Seminar mengambil tema, ‘Pemikiran Politik Cak Nur dan Relevansinya dengan Komteks Pemilu 2009' menampilkan nara sumber Dr. Yudi Latif, MA dengan makalahnya ‘Pemikiran Politik Cak Nur: Relevansinya dengan Pemili 2009' dan Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis dengan makalahnya ‘Gagasan Etika Politik Qurani Cak Nur'.
Demikian dikatakan Kordinator Presidium KAHMI Medan Ir. Murlan Tamba didampingi, Sekretaris Umum Ir. Irwan Bahri, Bendahara Umum Drg. Sahbana, Ketua Lembaga Dakwah dan Komunikasi Ummat Azhari Akmal Tarigan, MA dan Presidium Syahruzal Yusuf, SH, siang ini.
Menurut Murlan Tamba, kegiatan ini bertujuan untuk menggali relevansi pemikiran Cak Nur, khususnya yang berkenaan dengan persoalan politik bangsa. Melakukan pencerahan pemikiran terhadap politisi, aktivis, yang hampir saja larut dan tenggelam dalam hal-hal yang bersifat pragmatis dan praktis.
"Dalam suaana seperti ini kita terkadang dituntut untuk melakukan perenungan guna memperoleh sudut pandang baru dalam memahami sebuah persoalan," jelasnya.
Selain itu lanjutnya, disebabkan etika politik menjadi salah satu concern Cak Nur, seminar ini juga diharapkan dapat merumuskan ‘Etika Politik Bangsa Menyambut Pemilu' menuju Indonesia yang lebih beradab.
Seminar akan dihadiri sedikitnya 200 orang peserta terdiri dari pengurus dan anggota KAHMI, cendikiawan Islam, para Caleg berasal dari KAHMI, pimpinan ormas Islam, tokoh mahasiswa dan hasil seminar ini akan disusun buku tentang Cak Nur.
(sit/wsp)
Kamis, 12 Maret 2009
SEMINAR NASIONAL 70 TAHUN CAK NUR
Rabu, 25 Februari 2009
PUBLIKASI VISI MISI CALEG
Senin, 19 Januari 2009
NUZULIATI MADJIED,SE
CALEG NO 12
PARTAI GOLKAR (23)
DAERAH PEMILIHAN
(MEDAN KOTA,AREA,DENAI,AMPLAS)
MEWAKILI ASPIRASI PEREMPUAN KOTA
MEDAN
“ BERBUAT DAN MANDIRI”
12:NUZULIATI MAJIED,SE
DAERAH PEMILIHAN I
MEDAN KOTA,AREA,
DENAI,AMPLAS
Lahir di medan 31 januari 1964
Anak ke 9 dari 13 bersaudara
AYAH bernama H.ABDUL MADJIED bersuku bangsa Banten & Melayu Asahan
IBU AlmH.Rosmiati bersuku bangsa Jawa&Tapsel .
PENDIDIKAN
SD NEGERI NO 35 JLN.GAJAHMADA,MEDAN.
TAMAT TAHUN 1977.
SEKOLAH MENENGAH TINGKAT PERTAMA NEGERI I MEDAN, TAMAT TAHUN 1980
SEKOLAH MENENGAH TINGKAT ATAS NEGERI I MEDAN.
TAMAT TAHUN 1983
UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN FAK EKONOMI MANAGEMEN TAMAT TAHUN 1989
RIWAYAT ORGANISASI
SEKETARIS KAUKUS POLITIK PEREMPUAN KOTA MEDAN.
SEKETARIS LAZIS KAHMI DPW KOTA MADYA MEDAN.
PENGURUS MKGR KOTAMADYA MEDAN.
WAKIL KETUA UMUM GAMI DKI JAKARTA.
MANTAN PENGURUS BANKO SUMBAGUT.
MANTAN SEKETARIS UMUM KOHATI HMI CAB MEDAN.
MANTAN KETUA KOHATI UNIV HKBP NOMENSEN MEDAN.
MANTAN BENDAHARA UMUM REMAJA MESJID MUSLIMIN JLN BTG SERANGAN MEDAN.
PELATIHAN
BASIC TRAINING HMI CAB MEDAN.
INTERMEDITE TRAINING HMI CAB MEDAN.
UP GRADING KOHATI TINGKAT NASIONAL JAKARTA.
MANAGEMENT RETAIL .
PENGALAMAN KERJA
WIRA SWASTA .tahun 2006-sekarang
STORE MANAGER PT MEGA DEPT STORE PEKANBARU.tahun2001-2005
REGIONAL BUYER SUMATRA PT MATAHARI PUTRAPRIMA. tahun1988-1999
MARKETING PT UNILEVER MEDAN.tahun 1988
VISI
MENCIPTAKAN KAUM PEREMPUAN INTELEKTUAL ,BERTAQWA KEPADA TUHAN YME MEMAHAMI HARKAT,MARTABAT SERTA MANDIRIMENGANGKAT HARKAT MARTABAT KAUM PEREMPUAN KOTAMADYA MEDAN
MISI
MENCIPTAKAN KAUM PEREMPUAN INTELEKTUAL ,BERTAQWA KEPADA TUHAN YME MEMAHAMI HARKAT,MARTABAT SERTA MANDIRI
IMPLEMENTASI
1. Kaum perempuan harus menguasai ilmu pengetahuan sesuai dengan keahlian dan tingkat pendidikannya.
2. Dengan menguasai pendidikan diharapkan kaum Perempuan dapat meningkatkan penghasilan dalam keluarga.
3. Kaum perempuan harus dapat menciptakan generasi muda penerus bangsa yang cerdas,bertaqwa kepada tuhan YME,cinta tanah air,bangsa dan negara.
4. Kaum perempuan yang berpendidikan harus mampu bersinergi dengan kaum pria untuk berpartisipasi dalam kemajuan pembangunan untuk bangsa dan negara.
5. Kaum perempuan harus mampu memotivasi pasangan agar dapat bertanggung jawab terhadap profesinya,bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara serta berpegang teguh pada .Tidak melakukan hal – hal yang akan menghancurkan bangsa
Senin, 12 Januari 2009
Mahasiswa galang dana untuk Palestina
WASPADA ONLINE
Minggu, 11 Januari 2009
MEDAN - Sejumlah mahasiswa di Medan yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan aksi galang dana untuk korban Palestina di perempatan Jalan Jamin Ginting Medan, Sabtu pagi. Kepada wartawan, Yesi, salah seorang kader HMI mengatakan, tujuan dilakukannya penggalangan dana itu untuk meringankan beban yang di derita oleh rakyat Palestina.
"Tujuan kami menggalang dana ini untuk menringankan penderitaan rakyat Palestina, karena berdasarkan informasi yang kami dapat dari sejumlah media cetak maupun eleltronik, rakyat palestina, korban serangan dari bangsa Israel kini membutuhkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan, maka itu kami melakukan aksi penggalangan dana," katanya.
Ia menambahkan, hingga saat ini mereka telah mengumpulkan dana dari pengguna jalan di daerah tersebut sekitar Rp 3 Juta.
"Hingga saat ini kami telah mengumpulkan dana sekitar tiga juta rupiah, mudah-mudahan angka ini akan terus bertambah," katanya.
Yesi mengatakan, keseluruhan dana yang terkumpul, nantinya akan dikirim melalui rekening bank kepada instansi yang lebih berkompeten menangani masalah ini.
"Rencananya dana tersebut, tidak kami belikan dalam bentuk barang, melainkan berupa uang yang akan kami transfer ke nomor rekening salah satu insatansi terkait menangani masalah ini," katanya.
Devi, salah seorang pengguna jalan di daerah tersebut, kepada antarasumut.com mengatakan, dirinya sangat mendukung aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh mahasiswa, karena menurutnya selain mereka harus menuntut ilmu di perguruan tinggi, mereka juga harus perduli dengan kondisi rakyat baik di negara Indonesia maupun di dunia.
"Sangat bagus aksi penggalangan dana yang mereka lakukan, ternyata mahasiswa bukan hanya pandai berdemontrasi saja, tetapi juga harus perduli dengan rakyat," katanya.
Jumat, 09 Januari 2009
Assalamualaikum Wr Wb
Yth Presidium/Pengurus MD KAHMI Medan, mohon kehadirannya pada Rapat yang diadakan pada hari Jumat/09 Januari 2009 pukul 16.00 s/d selesai di Sekretariat MD KAHMI Medan.
Agenda: Evaluasi Hasil Diskusi Refleksi Akhir Tahun, Rencana Kegiatan LAZIS KAHMI Medan, Persiapan Raker MD KAHMI Medan dan lain-lain yang dianggap perlu. (sms dari Sekretaris Umum MD KAHMI Medan)
Sabtu, 27 Desember 2008
| Kota Medan Kehilangan Jati Diri |
| Saturday, 27 December 2008 |
| MEDAN(SINDO) – Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mulai kehilangan jati diri. Beragam kasus dan permasalahan tak pernah selesai hingga tutup akhir 2008 ini.
|
Jumat, 19 Desember 2008
Ini suatu cerita yang indah :
MENGAPA KITA MEMBACA AL’QURAN
oleh
ISFAN DAHRIYAN NASUTION
Presidium KAHMI Medan
Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di meja makan di dapurnya.
Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur'An seperti yang kamu lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Qur'An?
Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di tungku pemanas sambil berkata , " Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air."
Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.
Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah.
Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah bolong , maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya.
Sang kakek berkata, " Aku tidak mau satu ember air ; aku hanya mau satu keranjang air.
Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah.
Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu pikir percuma?"
Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. " Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda.. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan kini bersih, luar dalam. "
Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca Qur'An.. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya, tetapi ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, didalam dan diluar dirimu .
Sebarkanlah cerita ini.
Sabda Nabi Muhammad( SAW) :
" Bagi siapa saja yang membawa kebaikan maka akan mendapat ganjaran yang sama "
Selasa, 16 Desember 2008
JAMINAN HUKUM TINGKATKAN EKONOMI DI PELABUHAN BELUM OPTIMAL
Medan Bisnis, Selasa, 16-12-2008
*nana miranti
Jaminan hukum di pelabuhan sebagai salah satu tempat yang memiliki peran yang sangat strategis terhadap pertumbuhan dan pendapatan nasional untuk meningkatkan pembangunan ekonomi bangsa belum dilaksanakan secara optimal.
“Peran hukum dalam pembinaan dan pengembangan usaha-usaha di pelabuhan Indonesia, belum dilaksanakan secara optimal dalam menciptakan stabilitas dan keadilan bagi pengembangan usaha di pelabuhan, terutama untuk usaha jasa bongkar muat,” kata Hasnil Basri Siregar, dalam pidato pengukuhan guru besar tetap dalam bidang ilmu hukum dagang pada Fakultas hukum Universitas Sumatera Utara (USU), di Gelanggang Mahasiswa Kampus USU Padang Bulan Medan, Sabtu (13/12).
Menurut Hasnil, usaha jasa bongkar muat di pelabuhan belum disertakan dengan hukum yang optimal. Karena memang undang-undang dan kepastian hukumnya belum jelas. Padahal, pelabuhan dengan usaha jasa bongkar muat merupakan tempat yang memainkan peran sangat strategis dalam kebijakan ekonomi yang mengandalkan surplus perdagangan luar negeri (ekspor) dari sektor non migas. “Sasaran pengelolaan pelabuhan seperti peningkatan efisiensi dan produktivitas akan sulit tercapai, jika tidak ada regulasi yang diatur dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Dikatakan Hasnil, iklim usaha di pelabuhan akan menjadi kurang menarik jika unit usaha bongkar muat mengalami kendala karena kurang mendukungnya piranti hukum dalam pelaksanaannya. Memang permasalahannya bukan dari segi kuantitas dari piranti hukum tersebut, tapi lebih kepada kualitas pelaksanaannya.
“Posisi dan keberadaan perusahaan bongkar muat yang berjumlah hampir 800 perusahaan, dengan 14.000 karyawan makin terpojok karena tidak adanya kepastian hukum pelabuhan,” katanya.
Dipaparkannya, permasalahan kualitas tersebut, antara lain seringnya dibuat peraturan yang silih berganti dengan membawa sejumlah persyaratan dan kondisi yang berubah-rubah, sehingga mengaburkan stabilitas dan prediksi dari unit usaha bongkar muat.
“Perubahan aturan hukum di pelabuhan, membuat para pelaku usaha sulit memahami arah pembangunan dan membuat bisnis plan di sektor usaha pelabuhan,” ujarnya.
Belum lagi, banyaknya piranti hukum dipelabuhan yang dibuat tidak singkron atau saling tumpang tindih, baik secara vertikal maupun horizontal. Seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70/1996 yang menyatakan bahwa perusahaan bongkar muat memiliki posisi yang sejajar dengan penyelengara pelabuhan, dinyatakan cacat. Karena tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21/1992, yang telah mengatur fungsi masing-masing pihak yang terlibat dalam usaha di pelabuhan.
“Seringnya terjadi ketidaksingkronan ini, karena pola pembinaan dan pengembangan usaha dipelabuhan bersifat sangat prakmatis dan cenderung berubah-rubah. Ini membuktikan bahwa tidak ada pola yang jelas dalam menentukan arah pengembangan usaha dipelabuhan,” terangnya.
Akibat dari peran hukum yang belum optimal untuk menciptakan keadilan di dunia usaha pelabuhan Indonesia adalah, tumbuhlah monopoli usaha oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Padahal di UU Nomor 5/1999 telah dijelaskan bahwa dilarang memonopoli dan melakukan persaingan usaha yang tidak sehat di Indonesia.
Untuk itu, ujar Hasnil, agar pelaksanaan peraturan dan perundang-undangan pelabuhan yang telah ada dapat dijalankan secara berkualitas, perlu adanya pendekatan partisipasi, dengan melibatkan semua pihak, termasuk stakeholder dalam perumusan setiap kebijakan. Serta adanya penyusunan peraturan pemerintah kembali tentang pembagian wewenang dari masing-masing fungsi yang berperan di pelabuhan sesuai dengan UU Pelayaran terbaru nomor 17/2008.
Sabtu, 13 Desember 2008
Jumat, 12 Desember 2008
Selasa, 09 Desember 2008
KAHMI MEDAN:
PEMOTONGAN HEWAN QURBAN
DI LUAR KOTA MEDAN
Dalam rangka menyambut Idul Adha 1429 H, Senin 8 Desember 2008 Majelis Daerah Kahmi Medan mengadakan pemotongan hewan qurban di mesjid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Jumlah Hewan yang diqurbankan sebanyak 2 ekor lembu dan 2 ekor kambing.
Rombongan MD KAHMI Medan diterima oleh Muhtar Sinulingga pimpinan pengajian Arih Ersada sekaligus kenaziran mesjid Hayyunmaqshud didampingi oleh penasehat pengajian Arih Ersada, Ngawang Sinulingga.
Acara tersebut dihadiri masyarakat Desa Lau Serini dan sekitarnya serta masyarakat Desa Bangun Tani yang juga binaan pengajian Arih Ersada.
Drs. Abd Karim Nasution, Ketua LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah) KAHMI Medan sebagai Koordinator Pelaksana dalam Kata Sambutannya mengatakan bahwa MD KAHMI Medan melaksanakan pemotongan hewan qurban ini berkat partisipasi para alumni HMI baik itu yang berada di kota Medan maupun berasal Jakarta.
Jumlah hewan yang diqurbankan oleh MD KAHMI Medan tahun ini adalah sebanyak 2 ekor lembu dan 4 ekor kambing, dengan rincian 2 ekor lembu diserahkan kepada mesjid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, 2 ekor kambing diserahkan kepada Badko HMI Sumut dan 2 ekor kambing lagi kepada Panti Asuhan Bani Adam yang berada di Kelurahan Mabar Medan.
Program pemotongan qurban ini dilakukan di daerah luar kota Medan setelah melalui proses kajian mendalam dari KAHMI Medan bahwa beberapa daerah yang sungguh membutuhkannya. Pada kali ini KAHMI Medan memutuskan pusat kegiatan diadakan di Mesjhid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini, sebagai daerah binaan Perkumpulan Permata Insani Medan. KAHMI Medan di masa mendatang agar para alumni HMI dapat menyalurkan hewan qurban untuk selanjutnya kita tebar keluar daerah, demikianSyahruzalYusuf,SH Presidiuum KAHMI Medan.
Sementara itu menurut Muktar Sinulingga bahwa di daerah tersebut memang banyak kaum duafa dan mualaf. Jadi kami sangat berterimakasih sekali atas perhatian KAHMI Medan dalam pemotongan qurban di daerah kami.
Rombongan MD KAHMI Medan dipimpin oleh Syahruzal Yusuf, SH salah satu Presidium KAHMI Medan. Turut serta Ketua Dewan Penasehat MD KAHMI Medan H. Zainuddin Tanjung, Sekretaris Umum MD KAHMI Medan Ir.Irwan Bahri, unsur Pengurus Irwansyah Djali SE, Ir.Evi Hadriany, Fenti Iska SH,MKN, Nuzuliati SE, Dra. Sugiarti dan Ir. Yeni Siregar. Turut hadir Presidium Forhati KAHMI Sumut Dra Nilam Sari Harahap, Dra. Afni Tambunan,MSi (Ketua Perkumpulan Permata Insani) dan Dra. Bidasari Daulay. Menambah suasana gembira masing-masing Pengurus KAHMI Medan membawa anak-anak dan keluarga melebur dengan warga desa.(IB)
Senin, 08 Desember 2008
SHALAT IDUL ADHA DI TOKYO
Sangat berbeda suasana malam takbir di tanah air dengan apa yang terjadi Tokyo. Jika di tanah air takbir membahana, kota Tokyo sama sekali tidak terlihat tanda bahwa besok adalah 10 Zulhijah hari besar Islam yakni Idul Adha. Saya bertakbir sendiri di kamar hotel, terasa ada getaran hati dan gerak mata yang berubah, ketika mendengar takbir sendiri. Terbayang suasana Ied di lingkungan keluarga.
Pelaksanaan shalat jam 09.00 pagi atau 07.00 WIB. Sekolah Republik Indonesia Tokyo, 4-6-6 Meguro Tokyo. Bertindah sebagai khatib dan imam Amien Sumanjaya dari Jakarta. Dalam khutbahnya beliau mengupas tentang keberadaan Nabi Ibrahim. Hikmah dari Ibrahim beliau teguh pendirian. Ibrahim adalah imam taqwa. Padang arafah adalah padang perkenalan. Kita hrus memperhatikan guru yang belum mampu di tanah air. Allah SWT mentaqdirkan bangsa Indonesia jumlah muslim terbanyak di Indonesia. Umat Islam adalah pemersatu di indonesia, telah dipraktek dari ayat bahwa umat islam itu bersaudara.
Sabtu, 06 Desember 2008
Kamis, 04 Desember 2008
RENCANA PENGUKUHAN
PROF. H. HASNIL BASRI SIREGAR, SH
Pada hari Sabtu/13 Desember 2008 di Gelanggang Mahasiswa Kampus USU KKd Hasnil Basri Siregar, SH, Ketua Penasehat MW KAHMI Sumut akan dikukuhkan menjadi Gurus Besar Tetap pada Universitas Sumatera Utara. Seluruh warga HMI dan KAHMI Sumatera Utara mengucapkan Selamat dan Sukses Bang.
Rabu, 03 Desember 2008
UNDANGAN
KAHMI Sumut mengundang Kkd/Sdr/i hadir pada acara PERESMIAN KAHMI SUMUT CENTRE pada hari Sabtu/6 Desember 2008 jam 14.00 – 17.00 bertempat di Jl. RINGROAD PASAR III NO 11 TANJUNG SARI yang dihadiri oleh Ketua Presidium Majelis Nasional KAHMI, Dr. Noer Sutrisno. Ceramah ilmiah oleh Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis, MA
Selasa, 02 Desember 2008

http://www.sustainablefootprint.org/en/cms/gebruikerscherm.asp?itemId=360
Apa yang telah kamu makan saat sarapan?
Top of Form
|


