Kamis, 16 April 2009

KAHMI MEDAN AKAN MENGHADIRI RAKORNAS KAHMI DI GORONTALO, 24-26 ARIL 2009

Kahmi Medan akan menghadiri Rakornas KAHMI di Gorontalo yang berlangsung tanggal 24-26 April 2009. Dierkirakan KAHMI Medan akan mengutus sebanyak 6 orang. Sebenarnya utusan MWK dan masing-masing MDK sebanyak 2 org. Namun MD Medan sungguh antusias mengahdiri acara tersebut. Rakornas ini insya Allah akan dihadiri oleh RI-1 dan RI-2, serta semua calon Presiden dan Calon Wakil Presiden dari anggota KAHMI.
Rakornas ini sekaligus sebagai persiapan Munas VIII akhir tahun ini (setelah Pemilu PilPres/Wapres.)

Sabtu, 11 April 2009

Masjid Raya Baiturrahman: Paduan Afrika-Persia-Spanyol


By Republika Newsroom
Kamis, 09 April 2009 pukul 12:39:00

Masjid ini menjadi saksi bisu keganasan badai Tsunami, 26 Desember 2004, yang menewaskan ratusan ribu warga Aceh.
Kalau Anda ke Banda Aceh, ibu kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), pasti akan menyaksikan kemegahan Masjid Raya Baiturrahman. Sebab, di samping arsitekturnya yang indah, juga letaknya persis di jantung kota. Karena itu, terasa belum lengkap jika berkunjung ke kota paling ujung Pulau Sumatra ini bila belum menyaksikan keindahan masjid yang konon termasuk salah satu masjid terindah di Asia Tenggara.

Sebagai masjid kebanggaan rakyat Aceh sejak dahulu sampai sekarang, Masjid Raya Baiturrahman menyimpan sejarah panjang dan menarik. Masjid ini dahulunya merupakan masjid Kesultanan Aceh. Ada yang menyebutkan nama Masjid Raya Baiturrahman ini berasal dari nama masjid raya yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada 1612 M. Riwayat lain menyebutkan bahwa masjid ini sudah dibangun jauh sebelumnya. Sultan Iskandar Muda hanya melakukan perbaikan.

Bila dilihat dari bentuknya, Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh ini memiliki keunikan yang sangat khas. Ketika berada di depan pintu gerbang (gapura) atau saat berada di tengah jantung Kota Banda Aceh, Masjid Baiturrahman ini menampakkan tiga kubah utama. Dari kejauhan, ketiga kubah itu menampakkan nilai estetika yang sangat menarik.

Model terbaik
Secara umum, arsitektur Masjid Raya Baiturrahman bercorak eklektik, yaitu suatu rancangan yang dihasilkan dari gabungan berbagai unsur dan model terbaik dari berbagai negeri sehingga bangunan masjid menjadi begitu megah dan indah. Untuk menambah kemegahan dan keindahan, masjid ini diposisikan di tengah lapangan yang luas dan terbuka sehingga semua bagian masjid bisa terlihat dengan jelas dari kejauhan.

Bagian pertama masjid adalah gerbang yang posisinya menempel dengan unit utama. Setelah gerbang, terdapat serambi yang berbentuk persegi panjang. Bagian depan, kiri, dan kanan serambi dikelilingi oleh tangga yang membentuk huruf U. Pada ujung tangga depan, terdapat tiga bukaan (jendela tanpa pintu) yang dibentuk oleh empat tiang langsing silindris model arsitektur Moorish yang banyak terdapat di masjid-masjid Afrika Utara dan Spanyol. Dan, antara tiang satu dengan lainnya dihubungkan dengan pintu gerbang patah model Persia.

Karena ada empat tiang, itu berarti terdapat tiga pintu gerbang. Pada bagian atas dan sisi pintu gerbang, terdapat hiasan relief lengkung-legkung, seperti corak Arabesk (motif daun, cabang, dan pohon). Di atas ketiga pintu gerbang ini, terdapat semacam tympanum yang berbentuk jenjang seperti penampang sebuah tangga. Corak ini merupakan model khas rumah klasik Belanda.

Pada setiap jenjang, dihias dengan miniatur sebuah gardu atau cungkup yang dihiasi kubah bawang pada bagian puncaknya. Corak ini menunjukkan adanya pengaruh India. Jadi, dari bagian luar saja, sudah begitu jelas nuansa ekletik bangunan masjid ini. Sisi kiri dan kanan serambi mempunyai dua tiang yang dihubungkan oleh sebuah pintu gerang, dekorasinya sama dengan serambi bagian depan.

Setelah melewati serambi, kemudian masuk ke ruang utama masjid yang digunakan untuk shalat. Namun, sebelum masuk ke ruang utama ini, terdapat lagi gerbang dan tiang yang sama dengan bagian depan. Gerbang tersebut tanpa pintu, seperti kebanyakan masjid kuno di India.

Bagian tengah ruang shalat berbentuk bujur sangkar yang diatapi oleh kubah utama yang indah dan megah bercorak bawang. Pucuknya dihiasi cunduk, seperti masjid-masjid kuno di India. Penyangga kubah berdenah segi delapan. Pada masing-masing sisinya, terdapat sepasang jendela yang dipergunakan sebagai sirkulasi udara.

Pada bagian bawah, terdapat tritisan berdenah segi delapan. Pada bagian kiri dan kanan ruang shalat utama ini, terdapat unit sayap kembar sehingga bangunan ini menjadi simetris. Atap masjid berbentuk limasan berlapis dua. Pada jendela yang terdapat di masjid ini, tampak sekali pengaruh Moorish, terutama dari hiasan yang bercorak intricate.

Tak hanya itu, keberadaan kolam air yang berada di depan masjid makin menambah indah Masjid Baiturrahman. Sebab, posisinya yang berada di tengah-tengah jalan antara kiri dan kanan dengan luas sekitar lima hingga tujuh meter tersebut turut menambah keindahan dan kemegahan masjid warga Banda Aceh.

Saksi bisu tsunami
Masjid Raya Baiturrahman seakan menjadi saksi bisu peristiwa kelam yang telah meluluhlantakkan wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) beserta seluruh isinya pada 26 Desember 2004. Masjid yang terletak di tengah Kota Banda Aceh ini merupakan satu bukti kebesaran Tuhan yang tetap kokoh dan berdiri tegak kendati gempa dan gelombang tsunami berkekuatan 7,5 skala richter melanda.

Walau akibat gempa itu meninggalkan beberapa keretakan di dinding masjid, hal itu tidak mengurangi keindahan dan keunikan masjid kebanggan warga Aceh ini. Bahkan, ketika Republika mengunjungi masjid ini setahun pascatsunami, sisa-sisa keretakan masih ada. Namun, hal itu dijadikan warga sebagai bentuk peringatan agar senantiasa mengingat kebesaran Tuhan.

Sulaiman, salah seorang jamaah masjid tersebut, mengatakan, saat tsunami terjadi, Masjid Raya Baiturrahman menjadi tempat menyelamatkan diri bagi warga yang berlindung di rumah Allah tersebut. Meski gelombang tsunami yang terjadi saat itu tingginya mencapai puluhan meter, airnya hanya masuk ke halaman masjid sebatas pinggang dan tidak sampai masuk ke dalam bangunan masjid.

Namun, tidak demikian dengan bangunan gedung dan rumah toko (ruko) di sekitar lingkungan masjid. Seluruh bangunan yang ada di kiri dan kanan masjid tenggelam, kecuali yang ketinggiannya di atas 20 meter, dan semuanya rusak. ''Utuhnya masjid ini seharusnya menambah keyakinan bagi umat manusia, khususnya umat Islam untuk mempertebal keimanannya, karena kuasa-Nya sudah ditunjukkan dengan menjaga tempat ibadah bagi pengikut Nabi Muhammad tersebut,'' tutur Sulaiman.

Usai tsunami yang melanda wilayah Aceh ini, Masjid Raya Baiturrahman kembali direnovasi karena mengalami kerusakan walaupun tidak terlalu parah. Renovasi tersebut dilakukan pada tahun 2005. dia/sya/berbagai sumber


Markas Perjuangan Rakyat Aceh

Di samping sebagai tempat ibadah; pada masa penjajahan, Masjid Raya Baiturrahman berfungsi sebagai markas pertahanan terhadap serangan kompeni. Fungsi tersebut mulai terasa semasa pemerintahan Sultan Alaidin Mahmud Syah (1870-1874). Di masjid ini, sering pula diadakan musyawarah besar untuk membicarakan strategi penyerangan dan kemungkinan serangan tentara Belanda terhadap Kesultanan Aceh.

Saat Pemerintah Hindia Belanda menancapkan kekuasaannya di bumi Aceh pada 1873, Kesultanan Aceh di bawah kepemimpinan Sultan Alaidin Mahmud Syah menolak mentah-mentah kedaulatan pemerintahan penjajah tersebut. Penolakan ini membuat pihak Belanda merasa tersinggung dan murka. Buntutnya, Pemerintah Hindia Belanda memaklumatkan perang terhadap Kesultanan Aceh.

Karena posisinya yang sangat penting dan strategis, tidak pelak Masjid Raya Baiturrahman menjadi ajang perebutan. Tercatat dalam sejarah, dua kali masjid kebanggaan kaum Muslim di Tanah Rencong ini dibakar Belanda.

Pertama, pada 10 April 1873, ketika pasukan Belanda melakukan serangan besar-besaran sebagai upaya balas dendam atas kekalahan mereka. Dalam serangan besar itu, Masjid Raya Baiturrahman tidak saja berhasil direbut, bahkan kemudian dibakar sebagian.

Kedua, pada 6 Januari 1874. Meskipun masjid ini dipertahankan mati-matian oleh seluruh rakyat Aceh, karena keterbatasan dan kesederhanaan persenjataan, akhirnya rakyat Aceh harus merelakan masjidnya jatuh ke tangan musuh. Tidak hanya direbut, kali ini pihak penjajah membakar habis bangunan Masjid Raya Baiturrahman. Saat bersamaan, Belanda juga mengumumkan bahwa Kesultanan Aceh sudah berhasil ditaklukkan dan berada di bawah kekuasaan Hindia Belanda.

Dibangun kembali
Namun, untuk mengambil hati rakyat Aceh, Pemerintah Hindia Belanda berjanji akan membangun kembali masjid yang telah hancur itu. Pada 1879, pembangunan Masjid Raya Baiturrahman dimulai kembali oleh Mayor Jenderal K Van Der Heijden selaku gubernur Militer Hindia Belanda di Aceh saat itu. Namun, sumber lain menyebutkan bahwa pembangunan kembali masjid ini dimulai pada 1881. Masjid yang dibangun ini hanya memiliki satu buah kubah.

Kemudian, pada tahun 1935, bangunan Masjid Raya Baiturrahman ini diperluas lagi dengan menambah dua kubah pada sisi kanan dan kiri sehingga jumlahnya menjadi tiga buah kubah. Perluasan ini dikerjakan oleh Jawatan Pekerjaan Umum Pemerintah Hindia Belanda (B.O.W) dengan biaya sebanyak 35 ribu gulden. Sebagai pimpinan proyek adalah Ir M Thahir dan selesai dikerjakan pada akhir 1936.

Setelah Indonesia merdeka, pemugaran kembali dilakukan terhadap bangunan Masjid Raya Baiturrahman. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI tanggal 31 Oktober 1957, dilakukan penambahan dua kubah lagi di bagian belakang. Penambahan kubah ini selesai dikerjakan pada 1967. Selain menambah dua kubah, pemugaran juga dilakukan dengan membangun dua buah menara sebelah utara dan selatan. Dengan demikian, bangunan Masjid Raya Baiturrahman mempunyai lima buah kubah dan dua menara.

Pada tahun 1981, dalam rangka menyambut Musabaqah Tilawatil Qur'an Tingkat Nasional ke-XII, bangunan masjid ini diperindah dengan peralatan, pemasangan klinkers di atas jalan-jalan dalam pekarangan masjid. Selain itu, perbaikan dan penambahan tempat wudhu dari porselen dan pemasangan pintu Krawang, lampu chandelier, tulisan kaligrafi ayat-ayat Alquran dari bahan kuningan, dan instalasi air mancur dalam kolam halaman depan.

Pada tahun 1991-1993, Masjid Raya Baiturrahman melaksanakan perluasan kembali yang disponsori oleh Gubernur saat itu, Ibrahim Hasan. Perluasan tersebut meliputi halaman depan dan belakang serta bangunan masjidnya itu sendiri. Bagian masjid yang diperluas meliputi bagian lantai masjid tempat shalat, ruang perpustakaan, ruang tamu, ruang perkantoran, aula dan ruang tempat wudhu, serta enam lokal sekolah. Sedangkan. perluasan halaman meliputi taman dan tempat parkir serta satu buah menara utama dan dua buah minaret.

Sehingga, luas ruangan dalam Masjid Raya Baiturrahman menjadi 4.760 meter persegi berlantai marmer buatan Italia, dengan ukuran 60 x 120 cm, dan dapat menampung 9.000 jamaah. Dengan perluasan tersebut, Masjid Raya Baiturrahman sekarang memiliki tujuh kubah, empat menara, dan satu menara induk.

Dari masa ke masa, Masjid Raya Baiturrahman telah berkembang pesat, baik ditinjau dari segi arsitektur, peribadatan, maupun kegiatan kemasyarakatan. Dengan luas area sekitar empat hektare (ha), di dalamnya terdapat sebuah kolam, menara induk, dan bagian halaman lainya ditumbuhi rumput yang ditata dengan rapih dan indah diselingi tanaman dan pohon hias.dia/berbagai sumber/kem

Selasa, 24 Maret 2009

MOHON DOA KESEMBUHAN

Mohon doa semoga rekan kita Mahdar Haris Lubis segera sembuh. Beliau saat ini dirawat di Ruang ICU RS Permata Bunda Medan dlm keadaan koma disebabkn kecelakaan lalu lintas. Beliau sudah 11 hari tidak sadarkan diri.

Kegiatan KAHMI Medan

Jumat, 20 Maret 2009

KAHMI gelar seminar 70 tahun Nurcohlish Madjid

Thursday, 19 March 2009 13:31 WIB
RUDI ARMAN
WASPADA ONLINE

MEDAN - Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Medan akan menggelar seminar nasional dalam rangka mengenang 70 tahun Prof. Dr. Nurcholish Madjid di Emerald Garden Hotel Jalan Putri Hijau Medan, Sabtu (21/3).

Seminar mengambil tema, ‘Pemikiran Politik Cak Nur dan Relevansinya dengan Komteks Pemilu 2009' menampilkan nara sumber Dr. Yudi Latif, MA dengan makalahnya ‘Pemikiran Politik Cak Nur: Relevansinya dengan Pemili 2009' dan Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis dengan makalahnya ‘Gagasan Etika Politik Qurani Cak Nur'.

Demikian dikatakan Kordinator Presidium KAHMI Medan Ir. Murlan Tamba didampingi, Sekretaris Umum Ir. Irwan Bahri, Bendahara Umum Drg. Sahbana, Ketua Lembaga Dakwah dan Komunikasi Ummat Azhari Akmal Tarigan, MA dan Presidium Syahruzal Yusuf, SH, siang ini.

Menurut Murlan Tamba, kegiatan ini bertujuan untuk menggali relevansi pemikiran Cak Nur, khususnya yang berkenaan dengan persoalan politik bangsa. Melakukan pencerahan pemikiran terhadap politisi, aktivis, yang hampir saja larut dan tenggelam dalam hal-hal yang bersifat pragmatis dan praktis.

"Dalam suaana seperti ini kita terkadang dituntut untuk melakukan perenungan guna memperoleh sudut pandang baru dalam memahami sebuah persoalan," jelasnya.

Selain itu lanjutnya, disebabkan etika politik menjadi salah satu concern Cak Nur, seminar ini juga diharapkan dapat merumuskan ‘Etika Politik Bangsa Menyambut Pemilu' menuju Indonesia yang lebih beradab.

Seminar akan dihadiri sedikitnya 200 orang peserta terdiri dari pengurus dan anggota KAHMI, cendikiawan Islam, para Caleg berasal dari KAHMI, pimpinan ormas Islam, tokoh mahasiswa dan hasil seminar ini akan disusun buku tentang Cak Nur.
(sit/wsp)

Kamis, 12 Maret 2009

SEMINAR NASIONAL 70 TAHUN CAK NUR

MD Kahmi Medan akan mengadakan Seminar Nasional 70 Tahun Prof Dr. Nurcholish Madjid: Pemikiran Politik Cak Nur dan Relevansinya dengan Konteks Pemilu 2009, pada 21 Maret 2009 jam 09.00 s/d 14.00 di Emerald Garden International Hotel, Jl. Yos Sudarso No 1 Medan, dengan narasumber : Dr. Yudi Latif dan Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis, MA dengan moderator Drs. Azhari Akmal Tarigan, MAg

Rabu, 25 Februari 2009

PUBLIKASI VISI MISI CALEG

Mengingat bahwa Pemilu sudah dekat, MD KAHMI Medan mengajak warga KAHMI Medan yang Caleg berkenan sosialisasi visi dan misi melalui blogweb ini. Isi sosialisasi dapat diemail ke :kahmi_mdn@yahoo.com (kami terima dalam bentuk yg sederhana). Kemudian silahkan juga meng-add facebook KAHMI Medan serta mengikuti diskusi melalui group KAHMI Medan FB Group.

Senin, 19 Januari 2009


NUZULIATI MADJIED,SE
CALEG NO 12
PARTAI GOLKAR (23)











DAERAH PEMILIHAN
(MEDAN KOTA,AREA,DENAI,AMPLAS)


MEWAKILI ASPIRASI PEREMPUAN KOTA
MEDAN
“ BERBUAT DAN MANDIRI”
12:NUZULIATI MAJIED,SE
DAERAH PEMILIHAN I
MEDAN KOTA,AREA,
DENAI,AMPLAS
Lahir di medan 31 januari 1964
Anak ke 9 dari 13 bersaudara
AYAH bernama H.ABDUL MADJIED bersuku bangsa Banten & Melayu Asahan
IBU AlmH.Rosmiati bersuku bangsa Jawa&Tapsel .
PENDIDIKAN
 SD NEGERI NO 35 JLN.GAJAHMADA,MEDAN.
TAMAT TAHUN 1977.
 SEKOLAH MENENGAH TINGKAT PERTAMA NEGERI I MEDAN, TAMAT TAHUN 1980
 SEKOLAH MENENGAH TINGKAT ATAS NEGERI I MEDAN.
TAMAT TAHUN 1983
 UNIVERSITAS HKBP NOMENSEN FAK EKONOMI MANAGEMEN TAMAT TAHUN 1989

RIWAYAT ORGANISASI
 SEKETARIS KAUKUS POLITIK PEREMPUAN KOTA MEDAN.
 SEKETARIS LAZIS KAHMI DPW KOTA MADYA MEDAN.
 PENGURUS MKGR KOTAMADYA MEDAN.
 WAKIL KETUA UMUM GAMI DKI JAKARTA.
 MANTAN PENGURUS BANKO SUMBAGUT.
 MANTAN SEKETARIS UMUM KOHATI HMI CAB MEDAN.
 MANTAN KETUA KOHATI UNIV HKBP NOMENSEN MEDAN.
 MANTAN BENDAHARA UMUM REMAJA MESJID MUSLIMIN JLN BTG SERANGAN MEDAN.

PELATIHAN
 BASIC TRAINING HMI CAB MEDAN.
 INTERMEDITE TRAINING HMI CAB MEDAN.
 UP GRADING KOHATI TINGKAT NASIONAL JAKARTA.
 MANAGEMENT RETAIL .

PENGALAMAN KERJA
 WIRA SWASTA .tahun 2006-sekarang
 STORE MANAGER PT MEGA DEPT STORE PEKANBARU.tahun2001-2005
 REGIONAL BUYER SUMATRA PT MATAHARI PUTRAPRIMA. tahun1988-1999
 MARKETING PT UNILEVER MEDAN.tahun 1988
VISI
MENCIPTAKAN KAUM PEREMPUAN INTELEKTUAL ,BERTAQWA KEPADA TUHAN YME MEMAHAMI HARKAT,MARTABAT SERTA MANDIRIMENGANGKAT HARKAT MARTABAT KAUM PEREMPUAN KOTAMADYA MEDAN
MISI
MENCIPTAKAN KAUM PEREMPUAN INTELEKTUAL ,BERTAQWA KEPADA TUHAN YME MEMAHAMI HARKAT,MARTABAT SERTA MANDIRI
IMPLEMENTASI
1. Kaum perempuan harus menguasai ilmu pengetahuan sesuai dengan keahlian dan tingkat pendidikannya.
2. Dengan menguasai pendidikan diharapkan kaum Perempuan dapat meningkatkan penghasilan dalam keluarga.
3. Kaum perempuan harus dapat menciptakan generasi muda penerus bangsa yang cerdas,bertaqwa kepada tuhan YME,cinta tanah air,bangsa dan negara.
4. Kaum perempuan yang berpendidikan harus mampu bersinergi dengan kaum pria untuk berpartisipasi dalam kemajuan pembangunan untuk bangsa dan negara.
5. Kaum perempuan harus mampu memotivasi pasangan agar dapat bertanggung jawab terhadap profesinya,bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara serta berpegang teguh pada .Tidak melakukan hal – hal yang akan menghancurkan bangsa

Senin, 12 Januari 2009

Mahasiswa galang dana untuk Palestina

WASPADA ONLINE

Minggu, 11 Januari 2009


MEDAN - Sejumlah mahasiswa di Medan yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan aksi galang dana untuk korban Palestina di perempatan Jalan Jamin Ginting Medan, Sabtu pagi. Kepada wartawan, Yesi, salah seorang kader HMI mengatakan, tujuan dilakukannya penggalangan dana itu untuk meringankan beban yang di derita oleh rakyat Palestina.

"Tujuan kami menggalang dana ini untuk menringankan penderitaan rakyat Palestina, karena berdasarkan informasi yang kami dapat dari sejumlah media cetak maupun eleltronik, rakyat palestina, korban serangan dari bangsa Israel kini membutuhkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan, maka itu kami melakukan aksi penggalangan dana," katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini mereka telah mengumpulkan dana dari pengguna jalan di daerah tersebut sekitar Rp 3 Juta.

"Hingga saat ini kami telah mengumpulkan dana sekitar tiga juta rupiah, mudah-mudahan angka ini akan terus bertambah," katanya.

Yesi mengatakan, keseluruhan dana yang terkumpul, nantinya akan dikirim melalui rekening bank kepada instansi yang lebih berkompeten menangani masalah ini.

"Rencananya dana tersebut, tidak kami belikan dalam bentuk barang, melainkan berupa uang yang akan kami transfer ke nomor rekening salah satu insatansi terkait menangani masalah ini," katanya.

Devi, salah seorang pengguna jalan di daerah tersebut, kepada antarasumut.com mengatakan, dirinya sangat mendukung aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh mahasiswa, karena menurutnya selain mereka harus menuntut ilmu di perguruan tinggi, mereka juga harus perduli dengan kondisi rakyat baik di negara Indonesia maupun di dunia.

"Sangat bagus aksi penggalangan dana yang mereka lakukan, ternyata mahasiswa bukan hanya pandai berdemontrasi saja, tetapi juga harus perduli dengan rakyat," katanya.

Jumat, 09 Januari 2009

UNDANGAN RAPAT KAHMI MEDAN

Assalamualaikum Wr Wb
Yth Presidium/Pengurus MD KAHMI Medan, mohon kehadirannya pada Rapat yang diadakan pada hari Jumat/09 Januari 2009 pukul 16.00 s/d selesai di Sekretariat MD KAHMI Medan.
Agenda: Evaluasi Hasil Diskusi Refleksi Akhir Tahun, Rencana Kegiatan LAZIS KAHMI Medan, Persiapan Raker MD KAHMI Medan dan lain-lain yang dianggap perlu. (sms dari Sekretaris Umum MD KAHMI Medan)
PHOTO DISKUSI AKHIR TAHUN KAHMI MEDAN



Kelihatan dari kiri ke kanan: Isfan Dahrian (Moderator), Irwansyah Hasibuan (Narasumber) dan Dr. Wahyu (Narasumber).

Sabtu, 27 Desember 2008

Kota Medan Kehilangan Jati Diri

Saturday, 27 December 2008

MEDAN(SINDO) – Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mulai kehilangan jati diri. Beragam kasus dan permasalahan tak pernah selesai hingga tutup akhir 2008 ini.


Kesimpulan itu muncul dalam diskusi panel refleksi akhir 2008 dan proyeksi 2009 dengan tema “Ketika Medan Mencari Jati Diri”yang diadakan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (FISIP),UniversitasSumatera Utara (USU),kemarin.


Pengamat politik dari USU Warjio menyatakan,beragam permasalahan yang muncul dan tidak pernah tuntas diselesaikan menjadikan Kota Medan kehilangan jati diri. “Kami sedang kehilangan jati diri. Sudah menjadi tugas bersama mengembalikan jati diri Kota Medan dengan slogannya, ’’Ini Medan, Bung’’. Bukan slogan, ’’Ini Baru Medan’’,”papar Warjio ketika menjadi salah satu pembicara dalam diskusi tersebut.

Warjio menilai ada kecenderungan perubahan budaya politik yang dimiliki masyarakat Medan yang cukup mengkhawatirkan. Tren angka golput (tidak memilih) yang semakin tinggi dalam pilkada menunjukkan masyarakat semakin apatis dan jenuh. Apalagi,hasil Pilkada Wali Kota Medan 2005 yang sebelumnya disambut antusias ternyata meninggalkan luka bagi masyarakat.Sebab,duapucuk pemimpin sekaligus ternyata harus terjerat kasus hukum.

“Pilkada Wali Kota Medan 2005 harus dijadikan pelajaran penting bagi kita untuk tidak mengulanginya lagi. Hal itu agar Medan mendapatkan kembali jati dirinya,” papar staf pengajar Ilmu Politik Fisip, USU,itu. Anggota DPRD Medan dari Partai Bulan Bintang (PBR) Yasni Rahmi mengakui persoalan paling krusial yang terjadi di Medan terutama mengenai tidak adanya rencana tata ruang kota.

Karena itu, banyak bangunan yang tidak sesuai peruntukannya dari segi kewilayahan. Namun, menjadi sebuah dilematis bagi Pemko Medan ketika ingin menertibkannya.

Sementara itu,Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut Chaidir Ritonga menilai terbengkalainya pembangunan Kota Medan bukan sepenuhnya kesalahanPemkoMedan, melainkan karena komponen penunjang, terutama infrastruktur. “Seperti infrastruktur listrik dan fasilitas bandara yang belum memadai,”tandasnya. (m rinaldi khair)

Jumat, 19 Desember 2008

Ini suatu cerita yang indah :

MENGAPA KITA MEMBACA AL’QURAN


oleh
ISFAN DAHRIYAN NASUTION

Presidium KAHMI Medan


Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di
meja makan di dapurnya.

Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur'An seperti yang kamu lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Qur'An?


Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di tungku pemanas sambil berkata , " Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air."


Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.

Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah.

Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah bolong , maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya.
Sang kakek berkata, " Aku tidak mau satu ember air ; aku hanya mau satu keranjang air.


Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah.

Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu pikir percuma?"

Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. " Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda.. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan kini bersih, luar dalam. "

Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca Qur'An.. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya, tetapi ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, didalam dan diluar dirimu .

Sebarkanlah cerita ini.

Sabda Nabi Muhammad( SAW) :
" Bagi siapa saja yang membawa kebaikan maka akan mendapat ganjaran yang sama "

Selasa, 16 Desember 2008

JAMINAN HUKUM TINGKATKAN EKONOMI DI PELABUHAN BELUM OPTIMAL

Medan Bisnis, Selasa, 16-12-2008
*nana miranti

Jaminan hukum di pelabuhan sebagai salah satu tempat yang memiliki peran yang sangat strategis terhadap pertumbuhan dan pendapatan nasional untuk meningkatkan pembangunan ekonomi bangsa belum dilaksanakan secara optimal.

“Peran hukum dalam pembinaan dan pengembangan usaha-usaha di pelabuhan Indonesia, belum dilaksanakan secara optimal dalam menciptakan stabilitas dan keadilan bagi pengembangan usaha di pelabuhan, terutama untuk usaha jasa bongkar muat,” kata Hasnil Basri Siregar, dalam pidato pengukuhan guru besar tetap dalam bidang ilmu hukum dagang pada Fakultas hukum Universitas Sumatera Utara (USU), di Gelanggang Mahasiswa Kampus USU Padang Bulan Medan, Sabtu (13/12).
Menurut Hasnil, usaha jasa bongkar muat di pelabuhan belum disertakan dengan hukum yang optimal. Karena memang undang-undang dan kepastian hukumnya belum jelas. Padahal, pelabuhan dengan usaha jasa bongkar muat merupakan tempat yang memainkan peran sangat strategis dalam kebijakan ekonomi yang mengandalkan surplus perdagangan luar negeri (ekspor) dari sektor non migas. “Sasaran pengelolaan pelabuhan seperti peningkatan efisiensi dan produktivitas akan sulit tercapai, jika tidak ada regulasi yang diatur dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Dikatakan Hasnil, iklim usaha di pelabuhan akan menjadi kurang menarik jika unit usaha bongkar muat mengalami kendala karena kurang mendukungnya piranti hukum dalam pelaksanaannya. Memang permasalahannya bukan dari segi kuantitas dari piranti hukum tersebut, tapi lebih kepada kualitas pelaksanaannya.
“Posisi dan keberadaan perusahaan bongkar muat yang berjumlah hampir 800 perusahaan, dengan 14.000 karyawan makin terpojok karena tidak adanya kepastian hukum pelabuhan,” katanya.
Dipaparkannya, permasalahan kualitas tersebut, antara lain seringnya dibuat peraturan yang silih berganti dengan membawa sejumlah persyaratan dan kondisi yang berubah-rubah, sehingga mengaburkan stabilitas dan prediksi dari unit usaha bongkar muat.
“Perubahan aturan hukum di pelabuhan, membuat para pelaku usaha sulit memahami arah pembangunan dan membuat bisnis plan di sektor usaha pelabuhan,” ujarnya.
Belum lagi, banyaknya piranti hukum dipelabuhan yang dibuat tidak singkron atau saling tumpang tindih, baik secara vertikal maupun horizontal. Seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70/1996 yang menyatakan bahwa perusahaan bongkar muat memiliki posisi yang sejajar dengan penyelengara pelabuhan, dinyatakan cacat. Karena tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21/1992, yang telah mengatur fungsi masing-masing pihak yang terlibat dalam usaha di pelabuhan.
“Seringnya terjadi ketidaksingkronan ini, karena pola pembinaan dan pengembangan usaha dipelabuhan bersifat sangat prakmatis dan cenderung berubah-rubah. Ini membuktikan bahwa tidak ada pola yang jelas dalam menentukan arah pengembangan usaha dipelabuhan,” terangnya.
Akibat dari peran hukum yang belum optimal untuk menciptakan keadilan di dunia usaha pelabuhan Indonesia adalah, tumbuhlah monopoli usaha oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Padahal di UU Nomor 5/1999 telah dijelaskan bahwa dilarang memonopoli dan melakukan persaingan usaha yang tidak sehat di Indonesia.
Untuk itu, ujar Hasnil, agar pelaksanaan peraturan dan perundang-undangan pelabuhan yang telah ada dapat dijalankan secara berkualitas, perlu adanya pendekatan partisipasi, dengan melibatkan semua pihak, termasuk stakeholder dalam perumusan setiap kebijakan. Serta adanya penyusunan peraturan pemerintah kembali tentang pembagian wewenang dari masing-masing fungsi yang berperan di pelabuhan sesuai dengan UU Pelayaran terbaru nomor 17/2008.

Sabtu, 13 Desember 2008

SELAMAT DAN SUKSES


MD KAHMI MEDAN MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES ATAS
PENGUKUHAN KAKANDA PROF. H. HASNIL BASRI SIREGAR, SH
SEBAGAI GURU BESAR TETAP PADA FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
SABTU/13 DESEMBER 2008
DI GELANGGANG MAHASISWA KAMPUS USU MEDAN

Jumat, 12 Desember 2008

UCAPAN DUKA CITA ATAS
MENINGGALNYA
KAKANDA IR. HUSNI SYAHRUL



MD KAHMI MEDAN MENGUCAPKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA KKD IR. HUSNI SYAHRUL, MANTAN KETUA KAHMI MD SIMALUNGUN TADI SIANG/JUMAT,12 DESEMBER 08 JAM 11.30 WIB.
RUMAH DUKA KOMPLEKS PONDOK SURYA MEDAN.

Selasa, 09 Desember 2008

KAHMI MEDAN:
PEMOTONGAN HEWAN QURBAN
DI LUAR KOTA MEDAN


Dalam rangka menyambut Idul Adha 1429 H, Senin 8 Desember 2008 Majelis Daerah Kahmi Medan mengadakan pemotongan hewan qurban di mesjid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Jumlah Hewan yang diqurbankan sebanyak 2 ekor lembu dan 2 ekor kambing.

Rombongan MD KAHMI Medan diterima oleh Muhtar Sinulingga pimpinan pengajian Arih Ersada sekaligus kenaziran mesjid Hayyunmaqshud didampingi oleh penasehat pengajian Arih Ersada, Ngawang Sinulingga.
Acara tersebut dihadiri masyarakat Desa Lau Serini dan sekitarnya serta masyarakat Desa Bangun Tani yang juga binaan pengajian Arih Ersada.

Drs. Abd Karim Nasution, Ketua LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah) KAHMI Medan sebagai Koordinator Pelaksana dalam Kata Sambutannya mengatakan bahwa MD KAHMI Medan melaksanakan pemotongan hewan qurban ini berkat partisipasi para alumni HMI baik itu yang berada di kota Medan maupun berasal Jakarta.

Jumlah hewan yang diqurbankan oleh MD KAHMI Medan tahun ini adalah sebanyak 2 ekor lembu dan 4 ekor kambing, dengan rincian 2 ekor lembu diserahkan kepada mesjid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, 2 ekor kambing diserahkan kepada Badko HMI Sumut dan 2 ekor kambing lagi kepada Panti Asuhan Bani Adam yang berada di Kelurahan Mabar Medan.

Program pemotongan qurban ini dilakukan di daerah luar kota Medan setelah melalui proses kajian mendalam dari KAHMI Medan bahwa beberapa daerah yang sungguh membutuhkannya. Pada kali ini KAHMI Medan memutuskan pusat kegiatan diadakan di Mesjhid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini, sebagai daerah binaan Perkumpulan Permata Insani Medan. KAHMI Medan di masa mendatang agar para alumni HMI dapat menyalurkan hewan qurban untuk selanjutnya kita tebar keluar daerah, demikianSyahruzalYusuf,SH Presidiuum KAHMI Medan.

Sementara itu menurut Muktar Sinulingga bahwa di daerah tersebut memang banyak kaum duafa dan mualaf. Jadi kami sangat berterimakasih sekali atas perhatian KAHMI Medan dalam pemotongan qurban di daerah kami.

Rombongan MD KAHMI Medan dipimpin oleh Syahruzal Yusuf, SH salah satu Presidium KAHMI Medan. Turut serta Ketua Dewan Penasehat MD KAHMI Medan H. Zainuddin Tanjung, Sekretaris Umum MD KAHMI Medan Ir.Irwan Bahri, unsur Pengurus Irwansyah Djali SE, Ir.Evi Hadriany, Fenti Iska SH,MKN, Nuzuliati SE, Dra. Sugiarti dan Ir. Yeni Siregar. Turut hadir Presidium Forhati KAHMI Sumut Dra Nilam Sari Harahap, Dra. Afni Tambunan,MSi (Ketua Perkumpulan Permata Insani) dan Dra. Bidasari Daulay. Menambah suasana gembira masing-masing Pengurus KAHMI Medan membawa anak-anak dan keluarga melebur dengan warga desa.(IB)

Senin, 08 Desember 2008






SHALAT IDUL ADHA DI TOKYO

Dilaporkan oleh Murlan Tamba (Presidium KAHMI Medan) dari Tokyo

Sangat berbeda suasana malam takbir di tanah air dengan apa yang terjadi Tokyo. Jika di tanah air takbir membahana, kota Tokyo sama sekali tidak terlihat tanda bahwa besok adalah 10 Zulhijah hari besar Islam yakni Idul Adha. Saya bertakbir sendiri di kamar hotel, terasa ada getaran hati dan gerak mata yang berubah, ketika mendengar takbir sendiri. Terbayang suasana Ied di lingkungan keluarga.

Alhamdulilah di sela kesusahan mencari lokasi Shalat Ied yang diadakan di Sport Hall Sekolah Republik Indonesia- KBRI di Tokyo, kami ketemu dgn warga Indonesia yg juga sama menuju tempat dilaksanakannya shalat Ied diadakan. Mereka adalah kaummuda yang energetik bekerja di perusahaan oil & gas di Yokohama, salah seorang namanya Didi, alumni Guna Dharma Jakarta, anak Jakarta asal Sumbar. Menurut penuturannya ada 30 orang yg bekerja di sana. Para kaum muda ini setelah shalat tengah hari masuk kerja kembali, sebab izin hanya setengah hari.

Harga kurban beraneka kambing ada 2 versi. Qurban diserahkan ke Indonesia di berbagai daerah termasuk disalurkan ke Rumah Zakat, ke beberapa mesjid di berbagai daerah di tanah air.

Pelaksanaan shalat jam 09.00 pagi atau 07.00 WIB. Sekolah Republik Indonesia Tokyo, 4-6-6 Meguro Tokyo. Bertindah sebagai khatib dan imam Amien Sumanjaya dari Jakarta. Dalam khutbahnya beliau mengupas tentang keberadaan Nabi Ibrahim. Hikmah dari Ibrahim beliau teguh pendirian. Ibrahim adalah imam taqwa. Padang arafah adalah padang perkenalan. Kita hrus memperhatikan guru yang belum mampu di tanah air. Allah SWT mentaqdirkan bangsa Indonesia jumlah muslim terbanyak di Indonesia. Umat Islam adalah pemersatu di indonesia, telah dipraktek dari ayat bahwa umat islam itu bersaudara.

Setelah shalat Ied selesai diadakan silaturrahim sesama jamaah keluarga Indonesia di Jepang dengan Dubes RI untuk Jepang Bapak Dr. H. Jusuf Anwar, SH, MA, mantan Menteri Keuangan RI. Suasana semakin menarik setelah shalat Ied di pelataran tersedia berbagai makanan seperti bakso, sate, nasi kari dan lain-lain. Bakso memang harganya mahal bila dibanding dengan di Medan, satu mangkok harganya 500 Y atau setara dengan Rp. 60.000, tapi lezat sekali panas-panas terasa sungguh pas dengan cuaca yang dingin.

Sabtu, 06 Desember 2008

REFLEKSI AKHIR TAHUN KAHMI MEDAN

Direncanakan dalam waktu dekat MD KAHMI Medan akan mengadakan Refleksi Akhir Tahun dengan berbagai topik antara lain tentang hukum, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial selama 2 hari penuh tentatif pada tanggal 20 s/d 23 Desember 2008 mendatang. Sebagai task force untuk acara tersebut yaitu Sugih Permono, Dadang Dermawan, Zahirsyah, dan Ferdiansyah. Kegiatan Refleksi Akhir Tahun yaitu dengan melakukan kajian mendalam tentang apa yang terjadi dalam satu tahun pada tataran wilayah kota Medan dengan melibatkan stakeholder dengan nara sumber dari kalangan Perguruan Tinggi, DPRD, dan praktisi.

Kamis, 04 Desember 2008

RENCANA PENGUKUHAN

PROF. H. HASNIL BASRI SIREGAR, SH

Pada hari Sabtu/13 Desember 2008 di Gelanggang Mahasiswa Kampus USU KKd Hasnil Basri Siregar, SH, Ketua Penasehat MW KAHMI Sumut akan dikukuhkan menjadi Gurus Besar Tetap pada Universitas Sumatera Utara. Seluruh warga HMI dan KAHMI Sumatera Utara mengucapkan Selamat dan Sukses Bang.