Sabtu, 27 Desember 2008

Kota Medan Kehilangan Jati Diri

Saturday, 27 December 2008

MEDAN(SINDO) – Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mulai kehilangan jati diri. Beragam kasus dan permasalahan tak pernah selesai hingga tutup akhir 2008 ini.


Kesimpulan itu muncul dalam diskusi panel refleksi akhir 2008 dan proyeksi 2009 dengan tema “Ketika Medan Mencari Jati Diri”yang diadakan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (FISIP),UniversitasSumatera Utara (USU),kemarin.


Pengamat politik dari USU Warjio menyatakan,beragam permasalahan yang muncul dan tidak pernah tuntas diselesaikan menjadikan Kota Medan kehilangan jati diri. “Kami sedang kehilangan jati diri. Sudah menjadi tugas bersama mengembalikan jati diri Kota Medan dengan slogannya, ’’Ini Medan, Bung’’. Bukan slogan, ’’Ini Baru Medan’’,”papar Warjio ketika menjadi salah satu pembicara dalam diskusi tersebut.

Warjio menilai ada kecenderungan perubahan budaya politik yang dimiliki masyarakat Medan yang cukup mengkhawatirkan. Tren angka golput (tidak memilih) yang semakin tinggi dalam pilkada menunjukkan masyarakat semakin apatis dan jenuh. Apalagi,hasil Pilkada Wali Kota Medan 2005 yang sebelumnya disambut antusias ternyata meninggalkan luka bagi masyarakat.Sebab,duapucuk pemimpin sekaligus ternyata harus terjerat kasus hukum.

“Pilkada Wali Kota Medan 2005 harus dijadikan pelajaran penting bagi kita untuk tidak mengulanginya lagi. Hal itu agar Medan mendapatkan kembali jati dirinya,” papar staf pengajar Ilmu Politik Fisip, USU,itu. Anggota DPRD Medan dari Partai Bulan Bintang (PBR) Yasni Rahmi mengakui persoalan paling krusial yang terjadi di Medan terutama mengenai tidak adanya rencana tata ruang kota.

Karena itu, banyak bangunan yang tidak sesuai peruntukannya dari segi kewilayahan. Namun, menjadi sebuah dilematis bagi Pemko Medan ketika ingin menertibkannya.

Sementara itu,Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut Chaidir Ritonga menilai terbengkalainya pembangunan Kota Medan bukan sepenuhnya kesalahanPemkoMedan, melainkan karena komponen penunjang, terutama infrastruktur. “Seperti infrastruktur listrik dan fasilitas bandara yang belum memadai,”tandasnya. (m rinaldi khair)

Jumat, 19 Desember 2008

Ini suatu cerita yang indah :

MENGAPA KITA MEMBACA AL’QURAN


oleh
ISFAN DAHRIYAN NASUTION

Presidium KAHMI Medan


Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di
meja makan di dapurnya.

Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur'An seperti yang kamu lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Qur'An?


Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di tungku pemanas sambil berkata , " Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air."


Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.

Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah.

Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah bolong , maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya.
Sang kakek berkata, " Aku tidak mau satu ember air ; aku hanya mau satu keranjang air.


Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah.

Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu pikir percuma?"

Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. " Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda.. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan kini bersih, luar dalam. "

Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca Qur'An.. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya, tetapi ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, didalam dan diluar dirimu .

Sebarkanlah cerita ini.

Sabda Nabi Muhammad( SAW) :
" Bagi siapa saja yang membawa kebaikan maka akan mendapat ganjaran yang sama "

Selasa, 16 Desember 2008

JAMINAN HUKUM TINGKATKAN EKONOMI DI PELABUHAN BELUM OPTIMAL

Medan Bisnis, Selasa, 16-12-2008
*nana miranti

Jaminan hukum di pelabuhan sebagai salah satu tempat yang memiliki peran yang sangat strategis terhadap pertumbuhan dan pendapatan nasional untuk meningkatkan pembangunan ekonomi bangsa belum dilaksanakan secara optimal.

“Peran hukum dalam pembinaan dan pengembangan usaha-usaha di pelabuhan Indonesia, belum dilaksanakan secara optimal dalam menciptakan stabilitas dan keadilan bagi pengembangan usaha di pelabuhan, terutama untuk usaha jasa bongkar muat,” kata Hasnil Basri Siregar, dalam pidato pengukuhan guru besar tetap dalam bidang ilmu hukum dagang pada Fakultas hukum Universitas Sumatera Utara (USU), di Gelanggang Mahasiswa Kampus USU Padang Bulan Medan, Sabtu (13/12).
Menurut Hasnil, usaha jasa bongkar muat di pelabuhan belum disertakan dengan hukum yang optimal. Karena memang undang-undang dan kepastian hukumnya belum jelas. Padahal, pelabuhan dengan usaha jasa bongkar muat merupakan tempat yang memainkan peran sangat strategis dalam kebijakan ekonomi yang mengandalkan surplus perdagangan luar negeri (ekspor) dari sektor non migas. “Sasaran pengelolaan pelabuhan seperti peningkatan efisiensi dan produktivitas akan sulit tercapai, jika tidak ada regulasi yang diatur dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Dikatakan Hasnil, iklim usaha di pelabuhan akan menjadi kurang menarik jika unit usaha bongkar muat mengalami kendala karena kurang mendukungnya piranti hukum dalam pelaksanaannya. Memang permasalahannya bukan dari segi kuantitas dari piranti hukum tersebut, tapi lebih kepada kualitas pelaksanaannya.
“Posisi dan keberadaan perusahaan bongkar muat yang berjumlah hampir 800 perusahaan, dengan 14.000 karyawan makin terpojok karena tidak adanya kepastian hukum pelabuhan,” katanya.
Dipaparkannya, permasalahan kualitas tersebut, antara lain seringnya dibuat peraturan yang silih berganti dengan membawa sejumlah persyaratan dan kondisi yang berubah-rubah, sehingga mengaburkan stabilitas dan prediksi dari unit usaha bongkar muat.
“Perubahan aturan hukum di pelabuhan, membuat para pelaku usaha sulit memahami arah pembangunan dan membuat bisnis plan di sektor usaha pelabuhan,” ujarnya.
Belum lagi, banyaknya piranti hukum dipelabuhan yang dibuat tidak singkron atau saling tumpang tindih, baik secara vertikal maupun horizontal. Seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70/1996 yang menyatakan bahwa perusahaan bongkar muat memiliki posisi yang sejajar dengan penyelengara pelabuhan, dinyatakan cacat. Karena tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21/1992, yang telah mengatur fungsi masing-masing pihak yang terlibat dalam usaha di pelabuhan.
“Seringnya terjadi ketidaksingkronan ini, karena pola pembinaan dan pengembangan usaha dipelabuhan bersifat sangat prakmatis dan cenderung berubah-rubah. Ini membuktikan bahwa tidak ada pola yang jelas dalam menentukan arah pengembangan usaha dipelabuhan,” terangnya.
Akibat dari peran hukum yang belum optimal untuk menciptakan keadilan di dunia usaha pelabuhan Indonesia adalah, tumbuhlah monopoli usaha oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Padahal di UU Nomor 5/1999 telah dijelaskan bahwa dilarang memonopoli dan melakukan persaingan usaha yang tidak sehat di Indonesia.
Untuk itu, ujar Hasnil, agar pelaksanaan peraturan dan perundang-undangan pelabuhan yang telah ada dapat dijalankan secara berkualitas, perlu adanya pendekatan partisipasi, dengan melibatkan semua pihak, termasuk stakeholder dalam perumusan setiap kebijakan. Serta adanya penyusunan peraturan pemerintah kembali tentang pembagian wewenang dari masing-masing fungsi yang berperan di pelabuhan sesuai dengan UU Pelayaran terbaru nomor 17/2008.

Sabtu, 13 Desember 2008

SELAMAT DAN SUKSES


MD KAHMI MEDAN MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES ATAS
PENGUKUHAN KAKANDA PROF. H. HASNIL BASRI SIREGAR, SH
SEBAGAI GURU BESAR TETAP PADA FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
SABTU/13 DESEMBER 2008
DI GELANGGANG MAHASISWA KAMPUS USU MEDAN

Jumat, 12 Desember 2008

UCAPAN DUKA CITA ATAS
MENINGGALNYA
KAKANDA IR. HUSNI SYAHRUL



MD KAHMI MEDAN MENGUCAPKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA KKD IR. HUSNI SYAHRUL, MANTAN KETUA KAHMI MD SIMALUNGUN TADI SIANG/JUMAT,12 DESEMBER 08 JAM 11.30 WIB.
RUMAH DUKA KOMPLEKS PONDOK SURYA MEDAN.

Selasa, 09 Desember 2008

KAHMI MEDAN:
PEMOTONGAN HEWAN QURBAN
DI LUAR KOTA MEDAN


Dalam rangka menyambut Idul Adha 1429 H, Senin 8 Desember 2008 Majelis Daerah Kahmi Medan mengadakan pemotongan hewan qurban di mesjid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Jumlah Hewan yang diqurbankan sebanyak 2 ekor lembu dan 2 ekor kambing.

Rombongan MD KAHMI Medan diterima oleh Muhtar Sinulingga pimpinan pengajian Arih Ersada sekaligus kenaziran mesjid Hayyunmaqshud didampingi oleh penasehat pengajian Arih Ersada, Ngawang Sinulingga.
Acara tersebut dihadiri masyarakat Desa Lau Serini dan sekitarnya serta masyarakat Desa Bangun Tani yang juga binaan pengajian Arih Ersada.

Drs. Abd Karim Nasution, Ketua LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah) KAHMI Medan sebagai Koordinator Pelaksana dalam Kata Sambutannya mengatakan bahwa MD KAHMI Medan melaksanakan pemotongan hewan qurban ini berkat partisipasi para alumni HMI baik itu yang berada di kota Medan maupun berasal Jakarta.

Jumlah hewan yang diqurbankan oleh MD KAHMI Medan tahun ini adalah sebanyak 2 ekor lembu dan 4 ekor kambing, dengan rincian 2 ekor lembu diserahkan kepada mesjid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, 2 ekor kambing diserahkan kepada Badko HMI Sumut dan 2 ekor kambing lagi kepada Panti Asuhan Bani Adam yang berada di Kelurahan Mabar Medan.

Program pemotongan qurban ini dilakukan di daerah luar kota Medan setelah melalui proses kajian mendalam dari KAHMI Medan bahwa beberapa daerah yang sungguh membutuhkannya. Pada kali ini KAHMI Medan memutuskan pusat kegiatan diadakan di Mesjhid Hayyunmaqshud Dusun III Desa Lau Serini, sebagai daerah binaan Perkumpulan Permata Insani Medan. KAHMI Medan di masa mendatang agar para alumni HMI dapat menyalurkan hewan qurban untuk selanjutnya kita tebar keluar daerah, demikianSyahruzalYusuf,SH Presidiuum KAHMI Medan.

Sementara itu menurut Muktar Sinulingga bahwa di daerah tersebut memang banyak kaum duafa dan mualaf. Jadi kami sangat berterimakasih sekali atas perhatian KAHMI Medan dalam pemotongan qurban di daerah kami.

Rombongan MD KAHMI Medan dipimpin oleh Syahruzal Yusuf, SH salah satu Presidium KAHMI Medan. Turut serta Ketua Dewan Penasehat MD KAHMI Medan H. Zainuddin Tanjung, Sekretaris Umum MD KAHMI Medan Ir.Irwan Bahri, unsur Pengurus Irwansyah Djali SE, Ir.Evi Hadriany, Fenti Iska SH,MKN, Nuzuliati SE, Dra. Sugiarti dan Ir. Yeni Siregar. Turut hadir Presidium Forhati KAHMI Sumut Dra Nilam Sari Harahap, Dra. Afni Tambunan,MSi (Ketua Perkumpulan Permata Insani) dan Dra. Bidasari Daulay. Menambah suasana gembira masing-masing Pengurus KAHMI Medan membawa anak-anak dan keluarga melebur dengan warga desa.(IB)

Senin, 08 Desember 2008






SHALAT IDUL ADHA DI TOKYO

Dilaporkan oleh Murlan Tamba (Presidium KAHMI Medan) dari Tokyo

Sangat berbeda suasana malam takbir di tanah air dengan apa yang terjadi Tokyo. Jika di tanah air takbir membahana, kota Tokyo sama sekali tidak terlihat tanda bahwa besok adalah 10 Zulhijah hari besar Islam yakni Idul Adha. Saya bertakbir sendiri di kamar hotel, terasa ada getaran hati dan gerak mata yang berubah, ketika mendengar takbir sendiri. Terbayang suasana Ied di lingkungan keluarga.

Alhamdulilah di sela kesusahan mencari lokasi Shalat Ied yang diadakan di Sport Hall Sekolah Republik Indonesia- KBRI di Tokyo, kami ketemu dgn warga Indonesia yg juga sama menuju tempat dilaksanakannya shalat Ied diadakan. Mereka adalah kaummuda yang energetik bekerja di perusahaan oil & gas di Yokohama, salah seorang namanya Didi, alumni Guna Dharma Jakarta, anak Jakarta asal Sumbar. Menurut penuturannya ada 30 orang yg bekerja di sana. Para kaum muda ini setelah shalat tengah hari masuk kerja kembali, sebab izin hanya setengah hari.

Harga kurban beraneka kambing ada 2 versi. Qurban diserahkan ke Indonesia di berbagai daerah termasuk disalurkan ke Rumah Zakat, ke beberapa mesjid di berbagai daerah di tanah air.

Pelaksanaan shalat jam 09.00 pagi atau 07.00 WIB. Sekolah Republik Indonesia Tokyo, 4-6-6 Meguro Tokyo. Bertindah sebagai khatib dan imam Amien Sumanjaya dari Jakarta. Dalam khutbahnya beliau mengupas tentang keberadaan Nabi Ibrahim. Hikmah dari Ibrahim beliau teguh pendirian. Ibrahim adalah imam taqwa. Padang arafah adalah padang perkenalan. Kita hrus memperhatikan guru yang belum mampu di tanah air. Allah SWT mentaqdirkan bangsa Indonesia jumlah muslim terbanyak di Indonesia. Umat Islam adalah pemersatu di indonesia, telah dipraktek dari ayat bahwa umat islam itu bersaudara.

Setelah shalat Ied selesai diadakan silaturrahim sesama jamaah keluarga Indonesia di Jepang dengan Dubes RI untuk Jepang Bapak Dr. H. Jusuf Anwar, SH, MA, mantan Menteri Keuangan RI. Suasana semakin menarik setelah shalat Ied di pelataran tersedia berbagai makanan seperti bakso, sate, nasi kari dan lain-lain. Bakso memang harganya mahal bila dibanding dengan di Medan, satu mangkok harganya 500 Y atau setara dengan Rp. 60.000, tapi lezat sekali panas-panas terasa sungguh pas dengan cuaca yang dingin.

Sabtu, 06 Desember 2008

REFLEKSI AKHIR TAHUN KAHMI MEDAN

Direncanakan dalam waktu dekat MD KAHMI Medan akan mengadakan Refleksi Akhir Tahun dengan berbagai topik antara lain tentang hukum, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial selama 2 hari penuh tentatif pada tanggal 20 s/d 23 Desember 2008 mendatang. Sebagai task force untuk acara tersebut yaitu Sugih Permono, Dadang Dermawan, Zahirsyah, dan Ferdiansyah. Kegiatan Refleksi Akhir Tahun yaitu dengan melakukan kajian mendalam tentang apa yang terjadi dalam satu tahun pada tataran wilayah kota Medan dengan melibatkan stakeholder dengan nara sumber dari kalangan Perguruan Tinggi, DPRD, dan praktisi.

Kamis, 04 Desember 2008

RENCANA PENGUKUHAN

PROF. H. HASNIL BASRI SIREGAR, SH

Pada hari Sabtu/13 Desember 2008 di Gelanggang Mahasiswa Kampus USU KKd Hasnil Basri Siregar, SH, Ketua Penasehat MW KAHMI Sumut akan dikukuhkan menjadi Gurus Besar Tetap pada Universitas Sumatera Utara. Seluruh warga HMI dan KAHMI Sumatera Utara mengucapkan Selamat dan Sukses Bang.

Rabu, 03 Desember 2008

UNDANGAN

KAHMI Sumut mengundang Kkd/Sdr/i hadir pada acara PERESMIAN KAHMI SUMUT CENTRE pada hari Sabtu/6 Desember 2008 jam 14.00 – 17.00 bertempat di Jl. RINGROAD PASAR III NO 11 TANJUNG SARI yang dihadiri oleh Ketua Presidium Majelis Nasional KAHMI, Dr. Noer Sutrisno. Ceramah ilmiah oleh Prof. Dr. Nur Ahmad Fadhil Lubis, MA

Selasa, 02 Desember 2008


http://www.sustainablefootprint.org/en/cms/gebruikerscherm.asp?itemId=360

Apa yang telah kamu makan saat sarapan?

Top of Form

This is the same as the case; What did you eat for breakfast?

Yuliana sedang sarapan, dan tiba-tiba dia berpikir mengenai makanannya.
Yuliana is eating her breakfast, and suddenly starts thinking about her food.

Dari mana asalnya?
Where does it come from?


Siapa yang menanam?
Who has been growing it?

Seberapa jauh dia menempuh perjalanan untuk sampai ke rumahnya?
How far has it travelled to come to her house?

Saat dia sampai di sekolah setengah jam kemudian, dia mulai berdiskusi dengan rekan2nya mengenai pertanyaan tsb.
When she arrives at school half an hour later she starts talking with her friends about these questions.

Saat gurunya mendengar masalah tersebut, dia setuju untuk menghabiskan beberapa jam pelajaran untuk materi mengenai makanan.
When their teacher hears this, she finds it a good idea to spend some lessons on food.

Mereka memutuskan untuk berkonsentrasi pada segala sesuatu yang berkaitan dengan apa yang mereka makan saat sarapan tadi, akan tetapi hal tersebut akan sangat rumit.
They decide to concentrate on the things they eat for breakfast, otherwise it will be too complicated.


Kamu dapat melanjutkan dengan mengisi sebuah rencana kerja.
You will continue by filling in a working plan

Kamu dapat memulai dengan menjawab beberapa pertanyaan pribadi:
You could start with answering some questions individually:


a. Apa saja yang kamu makan saat sarapan?
a. What kind of food do you eat at breakfast?


b. Dari bahan makanan apa saja sarapanmu dibuat?
b. What is the food material to make the breakfast?


c. Dimana bahan makanan itu dihasilkan?
c. Where has the food material been produced?

Pertanyaan dibawah ini dapat dijadikan Pekerjaan rumah untuk siswa:
This could be used as homework for students:


Cari dimanakah bahan makanan tersebut dihasilkan (lihat di kemasan, tanyalah pada arangtuamu, atau tanyakan pada penjaga toko/si penjual, dll)
Find out where the food has been produced (look for texts at the package, ask parents, ask shopkeepers etc)

d.Buatlah peta yg bias menggambarkan rute distribusi bahan makanan yang kamu konsumsi. Gunakan peta lokal atau peta dunia.
d. Make a map to draw the distribution route of food material consumed by students. Use a world map- or a local map

e. Diskusikan mengenai pertanyaan : bagaimana keberlanjutan konsumsi makananmu?
e. Discuss about the question how sustainable your food consumption is.

f. Diskusikan jenis bahan makanan yang mana yang paling berkelanjutan (pikirkan mengenai kesehatanmu, cara memproduksinya, dan penggunaan energy untuk tranportasinya)
f. Discuss the kind of food material that is really sustainable (think of your own health, of the production, of the energy used to transport it)
g. Rancanglah rencana kerja
g. Set up action plan.

Di website mengenai makanan, andan dapat mencari informasi yang berguna untuk kasus ini.
On the websites about food you can find more useful info about this case.

Jika anda mencarinya dari halaman yang berbeda, sangat berguna untuk mengisi the Internet log
If you are surfing the web for different pages, it is useful to fill in the internet log



JANGAN MENGELUH DAN BERSABARLAH
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani ar-Rabbani qs
Fenton, Michigan USA, Selasa, September 16, 2008

kiriman Evie H


Bismillahir Rohmaanir Rohim

Saat ini jika kamu menganggap bahwa dirimu adalah seorang murid, dari Mawlana Shaykh Nazim qs, atau murid dari tariqah lain,dia harus tahu bahwa mengeluh atau keberatan pada ketetapan atau kehendak Allah swt,apapun yg Allah kirimkan untuknya, apapun yang Allah telah tuliskan dan kami melihat itu dari Nuzul al-Aqdaar, dari manifestasi apapun yang Allah miliki, dengan Kebijaksanaan- Nya – diciptakan dan dikirimkan kepada kalian.

Sebagai contoh jika kalian terkena bencana angin topan, atau kalian memiliki masalah atau kesulitan yang sangat berat, maka apapun yang kalian hadapi dalam kehidupan kalian, jika kalian menganggap bahwa diri kalian seorang murid, kalian jangan keberatan, jangan berkata, “Kenapa” lima la” kenapa dan "Kenapa tidak begini Ya Allah?" Kenapa begini dan kenapa begitu, kenapa terjadi pada saya dan bukan yang lainnya.

Grandshaykh Abdullah almarhum biasa selalu menegaskan bahwa tidak ada "lima la" dalam tariqah . Tidak ada kata-kata "kenapa" dan tidak ada “kenapa tidak” Ini adalah pendapatmu. Dan jika kalian memasuki jalan Tariqah, Jalan Sufi maka pendapatmu hanya untuk dirimu sendiri. Jangan membiarkan Ego kalian mengeluarkan pendapatnya sendiri, dan tidak akan pernah sama pendapat Ego dgn pendapat Shaykh kalian. Selalu akan bertentangan.

Dan Grandshaykh Abdullah qs berkata,”Selama kalian ada di tariqah, kalian jangan merasa keberatan, dan kejadian-kejadian itu sudah ditetapkan.” Seperti halnya sebuah alarm dalam jam, kalian mengaturnya pada jam tertentu dan kemudian pada jam yang ditentukan tiba, maka alarm itu berbunyi. Begitu juga setiap kejadian telah ditetapkan dalam kehidupan kalian, dan ketika kalian keberatan dan hatimu keberatan, kemudian kalian tidak peduli maka kalian jatuh pada lubang yang dalam, jurang yang dalam.

Pertama adalah keberatan akan kehendak Allah yang akan terjadi padamu. Keberatan pertama ini, awalnya yaitu ketika kalian keberatan akan pemahaman agama, ini akan segera menandakan dari Maut ad-Deen – Kematian akan keyakinanmu, maka dengan segera kalian menghancurkan keyakinanmu. Kalian tahu syariah, dalam agama ada 3 level: Pertama adalah Lima Pilar Rukun Islam, Kedua adalah Rukum Iman; dan Ketiga adalah level yang tertinggi yaitu Maqam al–Ihsan.

Jadi ketika kalian keberatan atas apa yang Allah telah kirimkan padamu maka kamu membunuh agamamu dan itulah tanda dari kematian agamamu, dan itu membunuh agamamu. Karena dalam tariqah tidak ada “mengapa ?” dan tidak ada “Mengapa tidak?”; tidak ada “la lima la.”

Kalian ingin membuat suatu keputusan dan kalian ingin memberikan suatu jalan pada sebuah keberatan pada apa yang Allah dan Nabi-Nya inginkan. Jika kalian lihat tanda itu Mawt ad-Deen, Kematian dari Keyakinanmu, maka keberatan kalian ini kemudian akan menuntunmu menuju mawt ad-deen dan itu menyebabkan kematian dari keyakinan akan keMaha Esa-an Nya.

Hal itu artinya kalian menempatkan diri kalian berada sejajar dengan Tuhan kalian: “Kalian berkata ini dan aku berkata itu; apa yang kukatakan lebih baik dari apa yang kalian katakan.” Lalu apa yg terjadi? Kalian berusaha membuat suatu kemitraan. Kalian berusaha membuat identitas diri kalian didalam Kehadirat Allah. Disitu tidak ada identitas diri dikehadirat Allah, yang ada hanya Laa ilaha illa-Allah Muhammadun Rasulullah.

Lalu apa yang terjadi kemudian? Dengan Tawhid kalian?, melihat tanda ke-Esa an dalam segalanya; lalu jika agama telah mati tentu saja Tawheed akan hilang. Jadi ketika kalian berkata,"Kenapa" , "lima la", maka tawhid kalian akan mati.

Jadi apa yang ingin kalian katakan,"Kenapa" . Khususnya kamu, selalu berkata lima la. Semua dari kita. Kita tidak mengatakannya dengan kata-kata tetapi dengan perbuatan kita : "Kenapa".

Seperti juga mereka yang sakit dan memiliki dua kutub kepribadian, atau menderita schizophrenia- kenapa mereka sakit, apakah kalian tahu? Seperti halnya jika ada seseorang yg duduk ditelingamu, jin kecil, kalian tahu, sekarang mereka menjualnya dipasaran mereka duduk di telinga dan mengirimkan pesan : “Kamulah yang terhebat, kamulah yang terbaik!” “lakukan ini! Lakukan itu! Ini adalah sifat dari ego. kalian tidak mendengar pada apa yang dia katakan padamu. Mereka mungkin mengatakan padamu “Embanlah mimbar ini” dan lemparkan. Lalu apa yang mereka lakukan? mereka membawa mimbar itu dan melemparkannya.

Subhanallah, jin itu memberikan energi pada kalian. Shaytan memberikan energi; lalu orang itu mengangkat meja itu dan melemparkannya. Hal itu kadang datang dengan jin, atau tidak perlu dengan jin. Karena kalian mendengar perintah-perintah itu datang. Tergantung, seperti ketika kalian memiliki radio di dalam mobil, maka kalian ingin mendengar berita, kemudian kalian ingin mendengarkan chanel yang lainnya, lalu kalianpun memindahkan saluran yang lainnya lagi.

Jadi mereka yang memiliki dua kutub kepribadian, maka mereka seperti menghidupkan satu saluran radio, dan dapat mendengar dan mengambil sesuatu, lalu mereka berpaling pada perintah lain yang datang. Dan banyak dari kita yang memiliki dua kutub kepribadian. Jangan pernah berfikir kita telah mencapai tingkatan yang tinggi. Kita ini apa? Bipolar. Kita telah memalingkan pendengaran kita pada tempat-tempat yang menjadikan kita selalu banyak mengeluh pada apapun juga.

Jadi ketika agama mati dan terjadi atas dirimu maka kalian tidak dapat meyakini Tawhid, lalu kalian berfikir bahwa kalian adalah yang terbaik, tetapi sebenarnya kalian melakukan tawhid pada diri kalian sendiri, bukan kepada Allah swt.

Jadi ketika tawhid mati lalu kalian berakhir dengan Mawt at-Tawakkal, Kematian Ketawakalan kalian. Mati dengan tidak bersandar pada Allah. Kalian tidak lagi bersandar pada Allah, kalian hanya bersandar pada diri kalian sendiri. Itulah sebabnya 'tunafis amru nafsika' – Kalian hanya mengerjakan 'Apa yang ego kalian minta dari kalian".

Jadi pelajaran pertama bagi kita adalah ‘Jangan keberatan’ - la ta`tarid."
"al-`itiraad marfud – Jangan Mengeluh, Jangan menolak dan menolak." Bila Kalian mengeluh, maka kalian akan berakhir dengan membunuh agama kalian, membunuh Maqam at-Tawhid dan membunuh Maqam at-Tawakkal dan membunuh ketulusan yang ada dalam dirimu. Kalian tidak akan lagi tulus, ketulusan itu tidak akan menolak tapi menerima.

Hati orang yang beriman, mereka tidak pernah mengeluh, dia tidak akan pernah tahu dan dia tidak akan membiarkan keluhan itu memasuki hatinya, dan setiap saat dalam hidupnya, segalanya dikatakannya, “Ya”. Semuanya dijalaninya dan segalanya dikatakannya “ Allah memiliki kibijaksanaan atas ini” dan dia tidak akan mengatakan apapun.

Kalian harus tahu, Wahai murid-murid dalam tariqah atau perwakilan dari tariqah atau apapun kamu yang berada di jalan tariqah, dijalan sufi, bahwa ke akuan dan ego yang ada dalam diri kita selalu berperang melawan dirimu, munaza`a. Sebuah kompetisi, berusaha untuk mengambil apa yang harus diambil untuk dirinya sendiri.

Ego tidak akan membiarkanmu untuk dapat menerima atau patuh.Jadi kalian harus berjuang melawan diri kalian sendiri. Jangan biarkan Ego berperan atas dirimu. Jika kalian ingin memperbaikinya, maka perbaikilah diri kalian..tapi bagaimana? Dengan mujahadah. Berusahalah untuk tidak selalu mendengarkan keluhan ego itu. Tetaplah dengarkan apa yang Allah inginkan darimu. Jangan dengarkan jin kecil yang membisikanmu untuk melakukan ini dan itu. Inilah bisikan gosip setan yang datang ketelinga kalian.

Jika kalian memiliki ego yang besar dan setan yang besar, maka bisikan Ego makin besar. Jika kalian memiliki ego yang kecil, lalu kalian akan memiliki jin yg kecil. Jika kalian tidak berjuang terus dengan Egomu setiap saat, maka kalian tidak aka selamat dari kejahatan setan.

"Kulluha sharrun bi sharr". Jangan percaya pada, “Seluruh kejahatan yang ada dalam kejahatan.” Ego kalian adalah seluruh kejahatan yang ada dalam kejahatan. Karena tidak ada celah kecil bagi kebaikan didalamnya. Ketika kalian mulai untuk memotongnya, melawannya, melawannya, memotongnya, dan perjuangan kalian dengannya semakin berkurang, kalian menyemirnya, menyemirnya hingga nafus kalian menjadi nafs al-mutma’inna – menjadi "Jiwa yang Tenang". Itu tandanya Hati menjadi Hidup, dan kalian menjadi muda kembali dan mulai mendengarkan apa-apa yang Allah katakan.

Jin yang kecil tadi jika kalian berperang melawannya, maka dia akan kabur dan tidak akan duduk lagi ditelingamu. Jadi kita memiliki jin yang kecil ataupun jin yg besar. Jangan katakan jin yg kecil pada Egomu.Jangan! Semua jin itu adalah besar, ego kalian demikian besar, "kulluha sharrun fee sharr". Itu sangat besar, dan kesemua dari itu adalah kejahatan dalam kejahatan. Tidak ada jin yang kecil,semua jin itu sangat besar. Semua ego kalian adalah besar.

Ketika kalian berjuang dan mengendalikannya, dan mungkin orang akan berkata. “ Bagaimana aku mengendalikan egoku?” kemudian dia memberitahukanmu bagaimana cara mengendalikannya; yaitu jangan mengeluh.
Jadi apapun keluhan yang datang kehatimu, “ untuk mengeluhkan ini melakukan ini dan si anu melakukan itu. Jika kamu tidak diam, dengan menerima dan pasrah, dengan pasrah dan jangan mengeluh, lalu kesemua itu akan mengendalikan Egomu. Jika kalian membiarkannya terlepas, maka kalian seperti tidak bisa memegang kendali seekor kuda, dan akhirnya kuda itu akan menjadi liar, dan kalian akan terjatuh.

Setiap melakukan kesalahan, maka kalian akan jatuh. Lalu apa yang terjadi jika kalian menyemir hati kalian dengan baik? Maka egomu akan jatuh dan kalian akan tahu bahwa didalam ego tidak ada keuntungan yang dapat kalian raih. Jadi nafsu kalian adalah lilinnya setan dalam dirimu. Lalu kalian meniup cahaya lilin itu, meniupnya sampai tak ada lagi api, lalu..kalian akan mencapai tingkatan Nafs al-Mardiyya, Ya ayyuhana Nafsul Mutmainna.
Berpalinglah kepada Tuhanmu dan kalian akan diterima dan menggapai ketenangan. Dan Allah akan puas denganmu.

Kemudian Allah akan membukamu didunia lalu maqam terbuka kembali dan mengembalikan Ego ketempatnya berasal. “Wahai jiwa yang tenag” – kamu terhubung dengan realitas dan kemudian kamu terhubung dengan Allah. Itulah mengapa Awliyaullah terhubung dengan realitas mereka, karena kamu akan dengan mudah dapat terhubung.

Hari ini mereka berkata, kami terhubung satu sama lain melalui group sms. Apa itu? Group pesan text sms. Kirim satu sms kebanyak orang. Kalian mengirim satu sms yang akan menggapai setiap orang dalam kelompok tersebut.
Dan bahkan sekarang mereka terhubung dengan fasilitas facebook didalam internet. Apa yang mereka lakukan? “Sebuah Jaringan social” yang tersebar keseluruh dunia. Kalian tidak tahu siapa teman siapa, tetapi efek domino dalam jaringan sosial ini seperti pesan keseluruh dunia.

Jika hal itu dapat terjadi, apakah Awliyaullah tidak dapat menghubungkan segala sesuatu yang rahasia? Pada mereka yang tidak lagi merupakan rahasia, Awliyaullah dapat melihatmu dimana saja. Jadi apakah kita inginkan itu atau inginkan facebook? Apakah kau menaruh photomu di facebook? Saya melihat photo Ali. Dia mengirimkannya keseorang teman,yang kemudian mengirimkannya ketemannya lalu ketemannya lagi. Sekarang photo Ali ada dimana-mana. Sekarang ketika kamu lakukan itu, itu adalah Maqam al-Wilayah, level kewalian, dan ketika kamu mengembalikan pada asalnya itu akan menjadi bersih dan tidak akan tergantung pada siapapun atau pada makhluk yang Allah ciptakan, dan hanya tergantung pada Allah.

Pada saat itu kamu dapat memberikan sebuah nama setelah nama Sayyidina Ibrahim as, sebagai Ayah dari semua ruh yang telah tersucikan dan hanya bergantung semata-mata kepada Allah. Ketika Nabi Ibrahim as berjuang dan Namrud melemparkannya kedalam api – Sayyidina Ibrahim as adalah ayah dari para nabi,dia tidak bisa keluar dari api? Tetapi Allah menunjukan kepada kita jika Nabi Ibrahim as dapat berjalan keluar maka dia berjalan dengan Egonya.Tetapi dengan kepasrahannya untuk duduk ditempat didalam api, maka Nabi Ibrahim berpikir, jika dia selamat maka akan selamat, tetapi jika tidak “kamu datang padaKu" kata Allah swt.

Lalu apa yang terjadi padanya? Nabi Ibrahin as begitu damai – "saakinah". Tetap tidak bergerak, tidak seperti ikan keluar dari lautan. Hatinya tetap pada tingkatan Mencintai Allah dan Kehadirat keilahiahan- Nya.

Awliyaullah berkata tidak ada satu makhlukpun yang Allah ciptakan yang tidak mendatangi Nabi Ibrahim as dan menawarkan bantuan padanya. Seluruh makhluk yang dapat kalian bayangkan diseluruh alam raya ini, seluruh ciptaan-Nya. Mereka mendatangi Nabi Ibrahim as satu persatu, yang Allah telah kirimkan padanya, satu menit baginya adalah satu tahun, ada yang dua tahun, 10 tahun, 100 tahun. Namun Dimata Namrud itu cuma satu menit, tapi bagi nabi Ibrahim as itu adalah waktu baginya untuk didatangi oleh seluruh makhluk dan menawarkan bantuan untuk menyelamatkannya dari api, mereka tidak menunda untuk mendatangi Nabi Ibrahim as.

Jin,manusia, malaikat, kepala malaikat, semua ciptaan diatas bumi ini, bahkan planet, mereka mendatanginya dan berkata, “Kami akan menghancurkan Namrud untukmu. Terimalah!”

Apa Jawaban Nabi Ibrahim as. `ilmahu bi haalee yughneennee `an suwalee – Seseorang yang tahu tingkatanku, membuat aku tidak memerlukan sebuah permohonan. Allah swt, Dia tahu apa yg kumau, lalu kenapa aku harus meminta? Apakah Allah tidak tahu aku berada didalam api ini? Kenapa kalian datang? untuk apa? Apakah DIA mengirim kalian? Jika DIA mengirimkanmu, aku tak membutuhkanmu, aku membutuhkan- Nya. Lalu kenapa aku harus meminta?”
Lalu Nabi Ibrahim as diam, menunggu nasibnya.

Itulah tingkatan dari "sakina", "ketenangan dan Kedamaian" – dia tidak mengeluh. Dan dia mengalami semuanya yg telah kami jelaskan.Hatinya begitu damai. Ketika dia telah mencoba seluruhnya dan terlihat bahwa Nabi Ibrahim as ada dalam kepasrahan total kepada tuhannya, bagaimana api dapat membakarnya sekarang. Api hanya membakar mereka yang takut, untuk mereka yang tidak takut, api tidak dapat membakar mereka.

Aku akan memberikanmu sebuah contoh, kalian lihat orang yang berjalan diatas api, kenapa mereka tidak terbakar. Karena rasa takut akan api telah hilang dari hati mereka. Mereka membangun kekuatan untuk melawan api jadi ketika mereka berjalan diatas api,api tidak dapat melukai mereka. Dan itulah sebabnya kalian melihat mereka berjalan atau berlari diatas api. Beberapa muslim dan non muslim, dinegara muslim kalian lihat mereka dari tariqah Rifa’I melakukan itu dan di India kalian lihat non muslim melakukan itu.

Bagaimana api akan membakar Sayyidina Ibrahim as ketika dia telah mencapai puncak dari kepasrahan? Jadi mereka dapat berjalan diatas api. Jadi ketika dia telah mencapai kepasrahan, tidak hanya seperti yang berjalan diatas api, bagi Nabi Ibrahim as seluruh tubuh dan hatinya ada dalam kepasrahan dan penyerahan diri. Untuk beberapa orang api tunduk pada mereka, tetapi untuk Nabi Ibrahim as,Dia pasrah dan menyerahkan dirinya pada Allah dan lalu api itu menjadi dingin dan damai kepadanya.

Dia dengan segera menerima dukungan Allah.dukungan Allah akan datang pada orang2 yg sabar.Siapa yg sabar,dukungan Allah akan mendatanginya.
Allah berfirman dalam Qur’an Suci:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Inna Allah yuwaffa as-sabireen ujoorahum bi ghayri hisaab.

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas!” [39:10]

Allah akan memberikan pahala yang melimpah pada mereka yang bersabar. Bersabarlah maka kalian akan mendapatkan pahala yang melimpah. Sayyidina Ibrahim as mendapatkan pahala yg melimpah karena dia bersabar. Lalu apa lawan dari `itiraad, yaitu Bersabarlah?

Wa min Allah at-Tawfiq, bi hurmatil Fatiha.

Apa yang dapat diambil dari pelajaran kali ini, "la ta`tarid, bal asbur" "Jangan keberatan, bersabarlah…"

wasalam, arief hamdani
www.rumicafe. blogspot. com
www.mevlanasufi. blogspot. com

New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/